Halo, bro.

Jadwal upload komik gue minggu ini agak tersendat. Biasanya gue buat komik pada malam hari setelah jam kantor selesai. Tapi karena kesibukan gue yang semakin meningkat bila dekat-dekat akhir tahun, malamnya lebih banyak gue habiskan untuk kerjaan di luar kantor yang lain dan istirahat. But anyway, gue masih coba untuk tetap upload tiap minggu.

PDA – Public Display of Affection
Mungkin kalo kamu dengar kata PDA, yang terlintas adalah Personal Digital Assistant. Tapi kali ini kita akan ngomongin soal PDA yang lain: Public Display of Affection atau diterjemahkan sebagai Pamer Kemesraan.

PDA dapat didefinisikan sebagai segala bentuk kemesraan yang dilakukan oleh sepasang manusia, secara sadar ataupun tidak sadar di depan khalayak umum.

Kalo ada temen kamu yang suka rangkul-rangkulan, pegangan tangan, cubit-cubitan, tampar-tamparan, tanpa peduli mereka sedang bersama kamu, maka itu adalah contoh PDA.

2013-03-08-muuuu

PDA di Social Media
Dengan banyaknya social media seperti facebook, path, twitter, dan lain-lain, PDA juga sekarang merambah dunia maya. PDA di Social Media dapat ditunjukkan antara lain dengan cara saling memanggil nama panggilan kesayangan, saling balas komen, atau upload foto berdua. Jadi kalo ada temen kamu yang sayang-sayangan di Social Media, maka dapat dipastikan mereka adalah pelaku PDA.

Motif PDA
Terlepas dari benar atau salahnya, tentu saja PDA itu sering bikin keki, terutama buat yang masih jomblo.  Dan terkadang, si dua sejoli emang sengaja pamer kemesraan, dengan tujuan memberikan pernyataan:

  1.  “GUE SEKARANG PUNYA PACAR LHO!”
    Ini biasanya motif dari para pelaku PDA yang udah kelamaan gak pernah punya pacar, dan biasanya berasal dari lingkungan pertemanan yang isinya juga para jomblo-jomblo akut. Tujuannya tentu saja untuk membuat pengakuan bahwa dirinya sekarang udah laku.
  2. “INI PACAR GUE LHO! CANTIK KAN?!”
    Ini motif dari pelaku PDA yang pengen pamer bahwa dirinya berhasil mendapatkan pasangan dengan paras yang ganteng atau cantik. Tujuannya adalah untuk membuat orang-orang iri dan bertanya-tanya kenapa si pasangan mau dengan orang seperti pelaku.
  3. “INI PACAR GUE LHO! TOLONG JANGAN DIGANGGU YA!”.
    Hal ini biasanya dilakukan oleh para pelaku PDA yang merasa insecure, takut kalo pasangannya diembat orang. Dengan menunjukkan kemesraan, diharapkan orang-orang lain tahu bahwa si pasangan sudah tidak available lagi sehingga mengurungkan niat untuk pedekate.

Buat kamu yang suka keki karena ulah para pelaku PDA, ini saran-saran gue buat kamu:

  1. Dont give a shit about it.
    Cuekin. Why? Karena buang-buang tenaga. Apalagi kalo memang itu tujuan si pelaku: untuk buat lu keki. Mereka hanya akan semakin terpuaskan.
  2. No, seriously. Dont give a shit about it.

PS: Selamat kepada aku****a@gmail.com.  yang telah berhasil memecahkan clue-clue dari gue dari komik-komik gue edisi sebelumnya. Congrats yaa… Buat yang bingung gimana cara nemuin link rahasianya, nanti gue post di postingan tersendiri. :D